Senin, 05 Oktober 2015
Senin, 28 September 2015
TUGAS ILMU SOSIAL DASAR 1
I. Ilmu Sosial Dasar
- Paham dan mendalami diri pancasila
Artinya segala keputusan serta tindakan yang diambil harus mencermikan
nilai-nilai pancasila, karena didalam Pancasila itu sendiri sudah dijelaskan
secara rinci tentang aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat. Pancasila itu sendiri mempunyai arti 5 dasar dan merupakan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia.
Contoh pengaplikasian dalam sila ke-5
yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Seharusnya
rakyat Indonesia memiliki perlakuan yang adil dalam segala bidang, tidak
membeda-bedakan satu dengan yang lainnya, tetapi kenyataan nya masih banyak
rakyat Indonesia yang maasih belum merasakan itu yang namanya keadilan.
Contohnya di daerah Papua sana sebagian besar penduduk nya masih terbelakang, jadi kita harusnya memberi perhatian dengan memberi bantuan. Bukan hanya didaerah Papua saja, masih banyak daerah yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.
- Berketuhanan Yang Maha Esa
Arti disini adalah dalam
kehidupan sosial masyarakat kita dituntut untuk mengambil segala keputusan
berdasarkan aturan-aturan yang diajarkan oleh agamanya agar tidak mengambil
keputusan yang salah yang menjelaskan bahwa adanya kepercayaan terhadap Tuhan.
Pengaplikasiannya adalah dengan menjauhi
larangan-larangan yang diajarkan dalam agama, menjalankan segala perintahnya dan saling menjaga kerukunan antar umat beragama.
- Berwawasan yang komprehensif
Kita dalam bersosial masyarakat
harus mempunyai wawasan yang luas agar kita dapat memberi masukan serta wawasan
kepada masyarakat luas. Karena kita tahu permasalahan di Indonesia ini sangat
banyak, jadi kita harus memiliki wawasan yang luas agar kita dapat memecahkan
suatu permasalahan dan agar kita tidak di bodoh-bodohi oleh orang lain.
Pengaplikasiannya adalah dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya dan mencari informasi yang up to date, agar kita tidak ketinggalan informasi dan kita juga bisa sharing tentang pengetahuan kita kepada masyarakat luas.
D.
Wawasan Budaya
Artinya kita harus mengenal berbagai macam
kebudayaan dari berbagai daerah agar kita dapat tahu bagaimana suatu budaya
didaerah tersebut dan jangan sampai kita salah dalam melakukan kegiatan social yang
dapat menimbulkan suatu masalah.
Pengaplikasiannya adalah dengan mempelajari budaya baru di
suatu daerah agar dapat membedakan budaya daerah satu dengan yang lainnya.
· Ilmu Sosial Dasar (ISD)
II. Perbedaan
dan Persamaan Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial
· Ilmu Sosial Dasar (ISD)
Ilmu Sosial Dasar
(ISD) adalah pengetahuan yang memperdalam masalah-masalah social, khususnya
didalam masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan
menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari
berbagai bidang ilmu pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial
(seperti geografi sosial, sosiologi, ilmu politik, ekonomi,
psikologi sosial, dan sejarah).
·
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Ilmu Pengetahuan Sosial
adalah ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari
berinteraksi sosial, nilai kehidupan kita dalam melakukan suatu kegiatan,
berpikir menjadi orang mempunyai rasa nilai tenggang rasaan sesama manusia
didalam ilmu pengatahuan sosial dibagi menjadi beberapa ilmu yaitu: sejarah,
geografi, ekonomi, dan masih banyak lagi.
Perbedaan antara ISD
dan IPS :
1. Ilmu
Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial
diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan (SMP dan SMA).
2. Ilmu
Sosial Dasar merupakan mata kuliah tunggal sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial
merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (Sejarah, Sosiologi, Ekonomi dan
Geografi).
3. Ilmu
Sosial Dasar bermanfaat untuk pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu
Pengetahuan Sosial bermanfaat untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan.
Persamaan antara
ISD dan IPS :
1. Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
2. Keduanya
bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
3. Keduanya
mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Referensi :
http://ngeblogbarengjae.blogspot.co.id/2011/11/pengertian-ilmu-sosial-dasar.html
Senin, 04 November 2013
Masalah Ekonomi
Masalah Ekonomi
A. Kebutuhan
1)
Arti : Perasaan kekurangan yang ingin di penuhi
dan berasal dari dalam diri manusia terhadap barang/jasa yang dapat memenuhi
rasa kekurangan tersebut.
2)
Pembagian kebutuhan
1.
Intensitas/kegunaan : a. Primer (sandang;pangan;papan)
b. Sekunder
c.
Tersier/mewah
2. Sifat : a. Jasmani
(tubuh/badan)
b. Rohani
3. Waktu : a. Sekarang
b. Masa depan (cita-cita)
4. Subyek : a.
Individu/perorangan
b.
Publik/bersama
5. Sosial-budaya : a.
Sosial(masyarakat): berteman, bergaul
b. Psikologis : rasa aman, ketentraman
6. Wujud : a. Materil
b. Spirituil
(sejadah,sarung)
3)
Faktor-faktor penyebab perbedaan kebutuhan
a)
Keadaan alam/tempat tinggal
b)
Kemajuan peradaban/teknologi
c)
Agama/kepercayaan
d)
Adat istiadat/kebiasaan
4)
Benda Pemuas Kebutuhan
Benda : segala sesuatu yang bisa memuaskan
kebutuhan manusia
5)
Pembagian Benda
1.
Cara memperolehnya :
a.
Ekonomi : Jumlahnya terbatas dan untuk
memperolehnya diperlukan pengorbanan (beras;pakaian;rumah)
b.
Bebas : jumlahnya cukup banyak dan melebihi
kebutuhan (udara dan air laut)
c.
Illith : jumlahnya lebih sehingga menimbukan
bencana (air yang berlebihan bisa menyebabkan banjir)
2.
Kegunaan nya :
a.
Konsumsi : Mengurangi jumlah/nilai barang
b.
Produksi : Menambah jumlah/nilai barang
3.
Proses Pembuatan :
a. Mentah
: Belum mengalami proses produksi (karet mentah)
b. Setengah
jadi : Sudah mengalami produksi tetapi belum sempurna (kain)
c. Jadi
: Sudah mengalami proses produksi dan siap dipasarkan (sepatu;buku;baju)
4.
Hubungan Dengan Benda Lain :
a.
Subtitusi : Barang yang fungsinya sebagai
pengganti (gula pasir dapat diganti dengan gula aren)
b.
Komplementer : Barang yang fungsinya sebagai
pelengkap (motor dengan bensin;computer dengan printer)
5.
Jaminan :
a.
Bergerak : barang yang digunakan untuk jaminan
jangka pendek
b.
Tak bergerak : Barang yang digunakan untuk
jaminan jangka panjang
6)
Macam-macam Kegunaan
1.
From Utility (kegunaan bentuk)
Artinya : benda akan lebih berguna bila adanya
perubahan bentuk
Contoh : kain jadi batik
2.
Time Utility (kegunaan waktu)
Artinya : benda akan lebih berguna jika
penggunaannya tepat
Contoh : sekolah pakai baju sekolah
3.
Place Utility (kegunaan tempat)
Artinya : benda akan lebih berguna tergantung
pada tempat benda tersebut.
Contoh :
4.
Ownetship Utility (kegunaan kepemilikan)
Artinya : benda lebih berguna tergantung
kepada kepemilikan nya
Contoh :
5.
Element Utility (kegunaan elemen/unsur)
Artinya : benda akan lebih berguna jika
didalamnya mengandung unsure tertentu
Contoh :
B. Kelangkaan
1) Arti
: adanya kesenjangan antara alat pemuas kebutuhan/sumber daya/factor produksi
yang jumlahnya terbatas dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.
2) Sumber
daya/factor produksi terdiri dari :
1.
Sumber daya alam
2.
Sumber daya manusia/tenaga kerja
3.
Modal/capital
4.
Skill/keahlian/kemampuan
3) Faktor
penyebab kelangkaan sumber daya :
1. Bencana
alam
2.
Pernag
3.
Perilaku manusia yang sering merusak
4.
Pertumbuhan penduduk
5.
Pertumbuhan teknologi
6.
Kebutuhan manusia yang tidak terbatas
C. Biaya Peluang
1) Artinya
: pengorbanan yang dilakukan seorang karena mengambil sebuah alternative
pilihan untuk memenuhi kebutuhan nya.
2) Biaya
peluang bisa berupa uang, kesempatan waktu dan keuntungan dimana yang akan dating.
Contoh : Setelah SMA, Ali
berkesempatan untuk melanjutkan kuliah atau bekerja ditempat kuliahnya. Jika
akhirnya Ali memutuskan melanjutkan kuliah, maka biaya peluang yang terjadi
adalah hilang nya kesempatan Ali untuk bekerja.
3) Plihan
(Choice)
Dalam kehidupan ini banyak pilihan yang kita hadapi, tapi karena alat
pemuas kebutuhan dan sumber daya jumlahnya yang terbatas, sementara kebutuhan
manusia jumlahnya tak terbatas maka kita harus menentukan pilihan. Oleh karena
itu, ilmu ekonomi juga disebut ilmu tentang memilih.
Cerita Fabel
Kesombongan Sang Raja
Suatu kisah diceritakan hidup seekor
raja hutan yang gagah perkasa tetapi sangat sombong. Banyak yang tidak suka
pada Sang Raja. Sang Raja mempunyai seorang istri yang cantik dan sekarang ia
sedang mengandung.
Sang Raja begitu perhatian terhadap
istrinya. Apapun yang diminta pasti selalu dikabulkannya demi anak yang
dikandung sang istri. Jika anaknya lahir nanti Sang Raja ingin anak nya menjadi
seperti ayahnya yang gagah perkasa.
Suatu hari Sang Raja berjalan-jalan mengelilingi
hutan untuk melihat situasi. Sang raja didampingi oleh dua ekor ular yang setia
sebagai pengawalnya. Jadi tidak ada satu pun yang berani melawan dan menentang
raja.
Sang Raja berjalan dari satu tempat
ketempat lain. Hewan-hewan yang melihat Sang Raja pun merasa takut. Namun ada
seekor buaya yang berani berbicara pada raja. Karena ia tidak suka dengan
sikapnya.
“Hay Raja yang sombong, sekarang istriku
sedang mengandung dan aku yakin suatu saat nanti, pasti anakku akan menjadi
raja di hutan ini” Kata Buaya.
Raja pun kesal dan berbicara “Tiada satu
pun yang bisa menggatikan aku kelak kecuali anakku”.
“Kita buktikan saja, siapa nanti yang akan
menjadi raja, anakku atau anakmu” Jawab Buaya dengan lantang.
Akhirnya buaya pun pergi dengan senang
hati karena bisa membuat raja yang sombong itu marah. Kata-kata yang diucapkan
tadi itu hanya pancingan agar Sang Raja marah. Ia juga tahu keluarga miskin
seperti aku tidak mungkin menjadi keluarga raja.
Dua hari kemudian, istri sang raja ingin
melahirkan dan ia memerintahkan kepada pengawalnya, untuk mendatangkan tabib.
Tabib itupun akhirnya datang dan langsung meyiapkan segala sesuatu untuk proses
persalinan. Raja pun panik dan merasa tidak tega melihat istrinya kesakitan.
Akhirnya bayinya pun lahir dengan jenis kelamin jantan.
Kemudian kesesokan harinya, istri buaya
itu ingin melahirkan dan buaya pun langsung berlari menuju rumah tabib.
Setibanya sampai dirumah, tabib itu bergegas melakukan proses persalinannya.
Setelah ditunggu-tunggu akirnya bayi itu pun lahir dengan jenis kelamin jantan
dan keluarga itu pun sangat bahagia sekali.
Suatu ketika raja pun ingat dengan
perkataan buya itu dan ia langsung mendatangi rumah buaya.
“Ada perlu apa raja yang sombong dating
kerumahku” Buaya berkata dengan nada yang kasar.
“aku datang kesini untuk membawa anakmu
keistana untuk diramal oleh dukun yang sakti, agar tahu siapa anak yang akan
menjadi raja nanti” jawab Sang Raja.
“Oke baiklah, nanti siang keluargaku akan
datang keistananmu” jawab buaya dengan panik.
Karena istri buaya itu belum
mengetahuinya, akhirnya ia ceritakan semuanya. Buaya menunggu waktu siang hari
dengan wajah yang panik. Akhirnya siang hari pun tiba dan ia beserta
keluarganya bergegas menuju istana.
Keluarga buaya pun sampai diistana.
Sesampainya disana ia langsung dikawal oleh penjaga istana menuju tempat sang
raja.
“Akhirnya kau tiba juga disini. Selamat
dating. Tidak usah basa-basi lagi langsung saja ketujuan awal kita” kata raja.
Kemudian buaya pun meletakkan bayinya diatas kasur dan disana juga sudah ada
bayi Sang Raja.
Kemudian dipanggilah dukun masuk kekamar
sang raja. Sang dukun langsung menerawang masa depan kedua bayi itu. Sang dukun
pun kaget dengan hasil penerawangannya. Kemudian menceritakannya, dalam
penerawangannya bahwa bayi buaya akan menjadi seorang raja dan bayi sang Sang
Raja akan menjadi saudagar terkaya dihutan ini.
Sang raja pun kecewa sekaligus bangga,
walaupun anaknya tidak menjadi seorang raja karena menjadi saudagar kaya. Sang
Raja pun memberikan selamat kepada buaya. Buaya pun berpesan kepada sang raja
agar menjadi raja yang ramah disisa kejayaannya agar disenangi oleh semua
hewan.
Sang raja pun merasa bersalah karena
menjadi raja yang sombong. Akhirnya sifat sang raja pun berubah menjadi ramahh
dan semua hewan mulai menyukai sang raja. Sang raja pun senang karena dengan
sifat ramah itu bisa membuat hidup lebih nyaman.
Langganan:
Postingan (Atom)