Senin, 28 September 2015

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR 1

I. Ilmu Sosial Dasar

  1. Paham dan mendalami diri pancasila
Artinya segala keputusan serta tindakan yang diambil harus mencermikan nilai-nilai pancasila, karena didalam Pancasila itu sendiri sudah dijelaskan secara rinci tentang aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat. Pancasila itu sendiri mempunyai arti 5 dasar dan merupakan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia.
Contoh pengaplikasian dalam sila ke-5 yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Seharusnya rakyat Indonesia memiliki perlakuan yang adil dalam segala bidang, tidak membeda-bedakan satu dengan yang lainnya, tetapi kenyataan nya masih banyak rakyat Indonesia yang maasih belum merasakan itu yang namanya keadilan. Contohnya di daerah Papua sana sebagian besar penduduk nya masih terbelakang, jadi kita harusnya memberi perhatian dengan memberi bantuan. Bukan hanya didaerah Papua saja, masih banyak daerah yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

  1. Berketuhanan Yang Maha Esa
Arti disini adalah dalam kehidupan sosial masyarakat kita dituntut untuk mengambil segala keputusan berdasarkan aturan-aturan yang diajarkan oleh agamanya agar tidak mengambil keputusan yang salah yang menjelaskan bahwa adanya kepercayaan terhadap Tuhan.
Pengaplikasiannya adalah dengan menjauhi larangan-larangan yang diajarkan dalam agama, menjalankan segala perintahnya dan saling menjaga kerukunan antar umat beragama.

  1. Berwawasan yang komprehensif
Kita dalam bersosial masyarakat harus mempunyai wawasan yang luas agar kita dapat memberi masukan serta wawasan kepada masyarakat luas. Karena kita tahu permasalahan di Indonesia ini sangat banyak, jadi kita harus memiliki wawasan yang luas agar kita dapat memecahkan suatu permasalahan dan agar kita tidak di bodoh-bodohi oleh orang lain.
Pengaplikasiannya adalah dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya dan mencari informasi yang up to date, agar kita tidak ketinggalan informasi dan kita juga bisa sharing tentang pengetahuan kita kepada masyarakat luas.                                                                                                                        
           D.    Wawasan Budaya

Artinya kita harus mengenal berbagai macam kebudayaan dari berbagai daerah agar kita dapat tahu bagaimana suatu budaya didaerah tersebut dan jangan sampai kita salah dalam melakukan kegiatan social yang dapat menimbulkan suatu masalah.
Pengaplikasiannya adalah dengan mempelajari budaya baru di suatu daerah agar dapat membedakan budaya daerah satu dengan yang lainnya.


II. Perbedaan dan Persamaan Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial

·        Ilmu Sosial Dasar (ISD)
Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah pengetahuan yang memperdalam masalah-masalah social, khususnya didalam masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti geografi sosial, sosiologi, ilmu politik, ekonomi, psikologi sosial, dan sejarah).

   ·         Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Ilmu Pengetahuan Sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari berinteraksi sosial, nilai kehidupan kita dalam melakukan suatu kegiatan, berpikir menjadi orang mempunyai rasa nilai tenggang rasaan sesama manusia didalam ilmu pengatahuan sosial dibagi menjadi beberapa ilmu yaitu: sejarah, geografi, ekonomi, dan masih banyak lagi.

Perbedaan antara ISD dan IPS :
1.    Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan (SMP dan SMA).
2.  Ilmu Sosial Dasar merupakan mata kuliah tunggal sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (Sejarah, Sosiologi, Ekonomi dan Geografi).
3.   Ilmu Sosial Dasar bermanfaat untuk pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial bermanfaat untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan.

Persamaan antara ISD dan IPS :
1.      Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
2.      Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
3.      Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.



Referensi :
http://ngeblogbarengjae.blogspot.co.id/2011/11/pengertian-ilmu-sosial-dasar.html

Senin, 04 November 2013

Masalah Ekonomi

Masalah Ekonomi
A.   Kebutuhan
1)    Arti : Perasaan kekurangan yang ingin di penuhi dan berasal dari dalam diri manusia terhadap barang/jasa yang dapat memenuhi rasa kekurangan tersebut.
2)    Pembagian kebutuhan
1.    Intensitas/kegunaan : a. Primer (sandang;pangan;papan)
                               b. Sekunder
                               c. Tersier/mewah
                2. Sifat : a. Jasmani (tubuh/badan)
                              b. Rohani
                3. Waktu : a. Sekarang
                                 b. Masa depan (cita-cita)
                4. Subyek : a. Individu/perorangan
                                  b. Publik/bersama
                5. Sosial-budaya : a. Sosial(masyarakat): berteman, bergaul
                                            b. Psikologis : rasa aman, ketentraman
                6. Wujud : a. Materil
                                 b. Spirituil (sejadah,sarung)
            3) Faktor-faktor penyebab perbedaan kebutuhan
a)    Keadaan alam/tempat tinggal
b)   Kemajuan peradaban/teknologi
c)    Agama/kepercayaan
d)   Adat istiadat/kebiasaan
4)    Benda Pemuas Kebutuhan
Benda : segala sesuatu yang bisa memuaskan kebutuhan manusia
5)    Pembagian Benda
1.    Cara memperolehnya :
a.    Ekonomi : Jumlahnya terbatas dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan (beras;pakaian;rumah)
b.    Bebas : jumlahnya cukup banyak dan melebihi kebutuhan (udara dan air laut)
c.    Illith : jumlahnya lebih sehingga menimbukan bencana (air yang berlebihan bisa menyebabkan banjir)
2.    Kegunaan nya :
a.    Konsumsi : Mengurangi jumlah/nilai barang
b.    Produksi : Menambah jumlah/nilai barang
3.    Proses Pembuatan :
a.  Mentah : Belum mengalami proses produksi (karet mentah)
b.  Setengah jadi : Sudah mengalami produksi tetapi belum sempurna (kain)
c.  Jadi : Sudah mengalami proses produksi dan siap dipasarkan (sepatu;buku;baju)
4.    Hubungan Dengan Benda Lain :
a.    Subtitusi : Barang yang fungsinya sebagai pengganti (gula pasir dapat diganti dengan gula aren)
b.    Komplementer : Barang yang fungsinya sebagai pelengkap (motor dengan bensin;computer dengan printer)
5.    Jaminan :
a.    Bergerak : barang yang digunakan untuk jaminan jangka pendek
b.    Tak bergerak : Barang yang digunakan untuk jaminan jangka panjang
6)    Macam-macam Kegunaan
1.    From Utility (kegunaan bentuk)
Artinya : benda akan lebih berguna bila adanya perubahan bentuk
Contoh : kain jadi batik
2.    Time Utility (kegunaan waktu)
Artinya : benda akan lebih berguna jika penggunaannya tepat
Contoh : sekolah pakai baju sekolah
3.    Place Utility (kegunaan tempat)
Artinya : benda akan lebih berguna tergantung pada tempat benda tersebut.
Contoh :
4.    Ownetship Utility (kegunaan kepemilikan)
Artinya : benda lebih berguna tergantung kepada kepemilikan nya
Contoh :
5.    Element Utility (kegunaan elemen/unsur)
Artinya : benda akan lebih berguna jika didalamnya mengandung unsure tertentu
Contoh :
B.    Kelangkaan         
1)    Arti : adanya kesenjangan antara alat pemuas kebutuhan/sumber daya/factor produksi yang jumlahnya terbatas dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.
2)    Sumber daya/factor produksi terdiri dari :
1.    Sumber daya alam
2.    Sumber daya manusia/tenaga kerja
3.    Modal/capital
4.    Skill/keahlian/kemampuan
3)  Faktor penyebab kelangkaan sumber daya :
1.  Bencana alam
2.    Pernag
3.    Perilaku manusia yang sering merusak
4.    Pertumbuhan penduduk
5.    Pertumbuhan teknologi
6.    Kebutuhan manusia yang tidak terbatas
C.    Biaya Peluang
1)  Artinya : pengorbanan yang dilakukan seorang karena mengambil sebuah alternative pilihan untuk memenuhi kebutuhan nya.
2)  Biaya peluang bisa berupa uang, kesempatan waktu dan keuntungan dimana  yang akan dating.
Contoh : Setelah SMA, Ali berkesempatan untuk melanjutkan kuliah atau bekerja ditempat kuliahnya. Jika akhirnya Ali memutuskan melanjutkan kuliah, maka biaya peluang yang terjadi adalah hilang nya kesempatan Ali untuk bekerja.
3)  Plihan (Choice)
  Dalam kehidupan ini banyak pilihan yang kita hadapi, tapi karena alat pemuas kebutuhan dan sumber daya jumlahnya yang terbatas, sementara kebutuhan manusia jumlahnya tak terbatas maka kita harus menentukan pilihan. Oleh karena itu, ilmu ekonomi juga disebut ilmu tentang memilih.


                         







Cerita Fabel

Kesombongan Sang Raja
     Suatu kisah diceritakan hidup seekor raja hutan yang gagah perkasa tetapi sangat sombong. Banyak yang tidak suka pada Sang Raja. Sang Raja mempunyai seorang istri yang cantik dan sekarang ia sedang mengandung.
     Sang Raja begitu perhatian terhadap istrinya. Apapun yang diminta pasti selalu dikabulkannya demi anak yang dikandung sang istri. Jika anaknya lahir nanti Sang Raja ingin anak nya menjadi seperti ayahnya yang gagah perkasa.
     Suatu hari Sang Raja berjalan-jalan mengelilingi hutan untuk melihat situasi. Sang raja didampingi oleh dua ekor ular yang setia sebagai pengawalnya. Jadi tidak ada satu pun yang berani melawan dan menentang raja.
     Sang Raja berjalan dari satu tempat ketempat lain. Hewan-hewan yang melihat Sang Raja pun merasa takut. Namun ada seekor buaya yang berani berbicara pada raja. Karena ia tidak suka dengan sikapnya.
     “Hay Raja yang sombong, sekarang istriku sedang mengandung dan aku yakin suatu saat nanti, pasti anakku akan menjadi raja di hutan ini” Kata Buaya.
     Raja pun kesal dan berbicara “Tiada satu pun yang bisa menggatikan aku kelak kecuali anakku”.
     “Kita buktikan saja, siapa nanti yang akan menjadi raja, anakku atau anakmu” Jawab Buaya dengan lantang.
     Akhirnya buaya pun pergi dengan senang hati karena bisa membuat raja yang sombong itu marah. Kata-kata yang diucapkan tadi itu hanya pancingan agar Sang Raja marah. Ia juga tahu keluarga miskin seperti aku tidak mungkin menjadi keluarga raja.
     Dua hari kemudian, istri sang raja ingin melahirkan dan ia memerintahkan kepada pengawalnya, untuk mendatangkan tabib. Tabib itupun akhirnya datang dan langsung meyiapkan segala sesuatu untuk proses persalinan. Raja pun panik dan merasa tidak tega melihat istrinya kesakitan. Akhirnya bayinya pun lahir dengan jenis kelamin jantan.
     Kemudian kesesokan harinya, istri buaya itu ingin melahirkan dan buaya pun langsung berlari menuju rumah tabib. Setibanya sampai dirumah, tabib itu bergegas melakukan proses persalinannya. Setelah ditunggu-tunggu akirnya bayi itu pun lahir dengan jenis kelamin jantan dan keluarga itu pun sangat bahagia sekali.
     Suatu ketika raja pun ingat dengan perkataan buya itu dan ia langsung mendatangi rumah buaya.
     “Ada perlu apa raja yang sombong dating kerumahku” Buaya berkata dengan nada yang kasar.
     “aku datang kesini untuk membawa anakmu keistana untuk diramal oleh dukun yang sakti, agar tahu siapa anak yang akan menjadi raja nanti” jawab Sang Raja.
     “Oke baiklah, nanti siang keluargaku akan datang keistananmu” jawab buaya dengan panik.
     Karena istri buaya itu belum mengetahuinya, akhirnya ia ceritakan semuanya. Buaya menunggu waktu siang hari dengan wajah yang panik. Akhirnya siang hari pun tiba dan ia beserta keluarganya bergegas menuju istana.
     Keluarga buaya pun sampai diistana. Sesampainya disana ia langsung dikawal oleh penjaga istana menuju tempat sang raja.
     “Akhirnya kau tiba juga disini. Selamat dating. Tidak usah basa-basi lagi langsung saja ketujuan awal kita” kata raja. Kemudian buaya pun meletakkan bayinya diatas kasur dan disana juga sudah ada bayi Sang Raja.
     Kemudian dipanggilah dukun masuk kekamar sang raja. Sang dukun langsung menerawang masa depan kedua bayi itu. Sang dukun pun kaget dengan hasil penerawangannya. Kemudian menceritakannya, dalam penerawangannya bahwa bayi buaya akan menjadi seorang raja dan bayi sang Sang Raja akan menjadi saudagar terkaya dihutan ini.
     Sang raja pun kecewa sekaligus bangga, walaupun anaknya tidak menjadi seorang raja karena menjadi saudagar kaya. Sang Raja pun memberikan selamat kepada buaya. Buaya pun berpesan kepada sang raja agar menjadi raja yang ramah disisa kejayaannya agar disenangi oleh semua hewan.
     Sang raja pun merasa bersalah karena menjadi raja yang sombong. Akhirnya sifat sang raja pun berubah menjadi ramahh dan semua hewan mulai menyukai sang raja. Sang raja pun senang karena dengan sifat ramah itu bisa membuat hidup lebih nyaman.