Jumat, 25 Maret 2016

Potensi Diri

Semua orang pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam diri masing-masing, tak terkecuali pun saya. Sejak dulu saya memiliki sifat yang pendiam, tidak banyak teman dan jarang bergaul, tapi saya terpacu untuk menutupi kekurangan saya itu agar lebih giat belajar lagi. Karena apa? Karena dengan menjadi seseorang yang cerdas, saya bisa membantu teman-teman saya apabila mengalami kesulitan dalam pelajaran. Dengan itu saya akan menambah teman saya. Yaa walaupun tidak semua pelajaran yang saya kuasai, setidak nya ada beberapa pelajaran yang cukup saya kuasai.
Sebenarnya saya juga ingin mempunyai banyak teman, tapi apa daya, kekurangan itu menutupi ke inginan saya. Dikala sebelum tidur, kadang saya suka melamun memikirkan diri saya ini. Bukan nya Allah tidak adil diri saya, tapi mungkin Allah memberikan segala kekurangan nya agar kita bisa lebih memotivasi diri sendiri supaya bisa menutupi kekurangan itu. Saya juga mendapat motivasi dari saudara - saudara yang sudah sukses, dan saya harus mengikuti jejak mereka.
Kelebihan saya adalah bisa bermain bulu tangkis. Walaupun tidak sejago atlet nasional, tapi teman - teman banyak yang bilang kalo saya mahir dalam bermain bulu tangkis. Walaupun sudah di bilang "mahir" oleh teman-teman. Walaupun bermain bulu tangkis itu cuma selingan saja, tapi saat bermain saya bermain dengan serius.
Saya tidak berpikir akan menjadi apa kelak nanti, biarkan Allah yang mengaturnya. Kita sebagai umat manusia cuma bisa berusaha dan berdo'a agar menjadi manusia yang berguna. Saya tidak ingin menjadi manusia yang gagal di kemudian hari. Saya akan membuktikan kepada orang tua, kalau suatu saat nanti bisa sukses dan membanggakan kedua orang tua saya.

" Jadikan kekurangan mu sebagai acuan menuju kesuksesan" by Wildan Rahmatullah 1IA15


MANUSIA DAN CINTA KASIH


Manusia dianugrahkan memiliki rasa cinta dan kasih sejak lahir, entah itu kita yang memilikinya ataupun orang yang lain yang mempunyai cinta dan kasih kepada kita. Misalkan saja cinta terhadap diri sendiri, cinta terhadap sesama teman, cinta terhadap orang tua maupun cinta terhadap Allah S.WT. Saya disini akan mengambil salah satu kasus yang ada dikehidupan sekitar kita, contohnya saja anak jalanan yang kurang  bahkan tidak pernah merasakan rasa cinta dan kasih. Banyak sekali anak jalanan yang terlahir tanpa orang tua, maupun terlahir dengan orang tua tapi mereka tidak pernah menyayangi anak-anak nya. Mereka disuruh untuk menjadi pengemis, pemulung, pencopet bahkan yang lebih parah lagi mereka disuruh untuk menjadi seorang PSK. Orang-orang seperti ini harus lebih diperhatikan karena mereka dapat juga merugikan orang lain. Anak-anak itu harus dibimbing, diberitahu dan diberi cinta dan kasih sayang. Dengan memperhatikan mereka, mengajari mereka, mengasihi mereka, pelan namun pasti mereka pasti akan mengerti dan merasakan kenyamanan dalam hidupnya yang selama ini selalu dipenuhi dengan rasa dengki terhadap orang lain. Anak jalanan seperti mereka adalah anak-anak yang butuh perhatian lebih dari pemerintah maupun masyarakat sekitar. Jangan selalu meremehkan atau mengucilkan anak jalanan, karena mereka juga manusia yang memiliki hati dan dapat merasa sakit hati jika diperlakukan seperti itu. Saran saya terhadap orang tua yang memiliki anak, harus memberikan rasa cinta dan kasih kepada anaknya agar mereka memiliki akhlak dan moral yang baik, jangan sampai menelantarkan nya dengan kesibukan dikantornya.